17 Manfaat "Bercinta" Untuk Kesehatan

/ /




Hubungan sex yang sehat dengan pasangan sah sebenarnya memiliki banyak sekali manfaat, terutama bagi kesehatan. Salah satu manfaat (berhubungan badan) sex adalah untuk melampiaskan atau memenuhi kebutuhan biologis seseorang.

Sex, bila dilakukan secara normal dan cukup, tentu dapat menambah keharmonisan rumah tangga, namun bila dilakukan secara berlebihan, sex tentu saja dapat mengakibatkan sistem kekebalan tubuh menjadi lemah dan akan lebih rentan terhadap infeksi.

1. Seks mempengaruhi keseimbangan mental dan emosi. Dalam kasus depresi ringan, setelah anda berhubungan seks otak akan melepaskan endorfin yang mengakibatkan stres menurun dan berganti menjadi perasaan bahagia.

2. Seks bisa menjadi perawatan kecantikan bagi wanita. Saat berhubungan seks, estrogen yang terdapat dalam tubuh wanita meningkat menjadi dua kali lipat. Dan hal tersebut akan membuat rambut anda menjadi bersinar dan kulit menjadi lembut.

3. Keringat yang kelaur saat melakukan hubungan seks dapat membersihkan pori-pori dan membuat kulit terlihat lebih cerah serta dapat mengurangi resiko perkembangan dermatitis.

4. Seks dapat menurunkan berat badan. Sebuah sesi hubungan seks dapat membakar sekitar 200 kalori atau sama dengan berjalan diTreadmill selama 15 menit.

5. Seks dapat memperkuat otot tubuh. Dalam berhubungan seks banyak gerakan-gerakan (stunts) yang dilakukan, hal tersebut dapat membantu mengencangkan dan memperkuat otot-otot tubuh.

6. Semakin aktif kehidupan seks anda, maka akan membuat anda terlihat lebih menarik dihadapan lawan jenis anda. Aktifitas seks yang tinggi dapat melepaskan feromon, zat kimia yang dapat menarik lawan jenis.

7. Berhubungan seks dapat mempertajam indra penciuman. Setelah orgasme, peningkatan hormon prolaktin membuat sel-sel batang otak membentuk neuron baru pada saraf penciuman yang mengakibatkan meningkatnya indra penciuman.

8. Seks dapat meredakan nyeri. Berhubungan seks dapat menghilangkan nyeri sepuluh kali lebih efektif dibanding dengan obat penghilang rasa sakit. Sebelum orgasme, kadar hormon eksitosin meningkat lima kali lipat kemudian melepaskan endorfin. Migren juga menurun karena tekanan pembuluh darah pada otak menurun ketika berhubungan seks.


9. Berciuman dapat membersihkan mulut. Pada saat berciuman, air liur yang keluar dapat membersihkan sisa-sisa makanan yang terdapat dintara gigi dan dapat menurunkan kadar asam didalam mulut, penyebab utama kerusakan gigi.

10. Suatu sesi hubungan seks yang baik dapat menjadi obat bagi hidung yang tersumbat. Antihistaminic alami dapat membantu mengobati asma dan demam tinggi.

11. Hormon yang dilepaskan saat melakukan hubungan seks sangat baik bagi pria dan wanita. Hormon estrogen dapat melindungi jantung wanita dalam jangka panjang.

12. Berhubungan seks secara teratur dapat menurunkan tingkat kolesterol dalam tubuh. Membantu menyeimbangkan antara kolesterol baik dan kolesterol jahat.

13. Seks tidak hanya menguntungkan untuk jantung, tetapi juga baik untuk sirkulasi darah terutama sirkulasi darah pada otak karena peningkatan denyut jantung dan pernapasan dalam.

14. Aktifitas seksual menurunkan resiko terkena pilek dan flu. Berhubungan 1-2 dalam seminggu dapat meningkatkan antibodi imunoglobulin A sebesar 30% yang dapat memacu kekebalan tubuh.

15. Setelah orgasme kita menjadi ngantuk. Ini adalah efek dari seks yang baik untuk meningkatkan kualitas tidur. Tubuh menjadi santai sehingga membuat kita tidur nyenyak.

16. Seks dapat mengurangi resiko terkena kanker. Suatu studi menemukan bahwa pria yang mengalami ejakulasi 13-20 kali tiap bulan memiliki risiko 14% lebih rendah mengalami kanker prostat daripada pria yang mengalami ejakulasi rata-rata antara 4-7 kali setiap bulan. Mereka yang mengalami ejakulasi lebih dari 21 kali sebulan memiliki 33% penurunan risiko terkena kanker prostat daripada kelompok biasa.

17. Berhubungan seks secara teratur dapat meningkatkan umur. Mereka yang lebih sering mengalami orgasme memiliki angka kematian setengah dibandingkan dengan orang yang tidak terlalu sering mengalami orgasme. Hal ini mungkin saja disebabkan oleh menurunya tingkat stres setelah melakukan hubungan seks.

       




Comments
...........