/ /

6 Kota yang Terkenal dengan Sajian Kopinya


Budaya minum kopi di setiap negara berbeda-beda. Di negara atau kota tertentu, kafe dan coffee shop mungkin hanya dianggap sebagai tempat untuk berselancar internet gratis karena tersedianya wi-fi. Sementara di belahan negara lain, minum kopi mungkin menyiratkan sesuatu yang lebih memasyarakat dan bisa jadi arena sempurna untuk bersosialisasi.

1. Vienna, Austria


Minum kopi sudah menjadi ritual wajib di pagi hari bagi sebagian besar penduduk lokal. Anda akan rugi jika hanya memesan kopi reguler seperti espresso atau cappuccino di sini, karena Vienna memiliki banyak varian olahan kopi dengan rasa unik. Patut mencoba Einspanner (double espresso dengan whipped cream), Kaisermelange (campuran moka tanpa susu, kuning telur, madu dan cognac) atau Melange (kopi dalam cangkir besar dengan busa susu panas).

2. Amsterdam, Belanda


Belanda lebih terkenal dengan seduhan tehnya. Tapi masyarakatnya sangat suka bersosialisasi dan bertemu dengan teman untuk menyeruput kopi. Bruin cafe (sebutan untuk kedai kopi dari kayu) pun menjadi tempat favorit untuk berkumpul, karena biasanya bruin cafe menyediakan espresso bercitarasa kopi yang kuat dan panganan manis sebagai penambah kenikmatan.

3. Roma, Italia


Roma merupakan tempat dimana Anda bisa menikmati espresso yang difavoritkan banyak orang. Kedai-kedai kopi di sini memang tidak terlalu terlihat jika dibandingkan dengan kafe yang menyediakan pasta atau pizza. Minta bantuan penduduk lokal untuk menemukan tempat minum kopi terbaik. Pagi hari sebelum pukul 10.00 merupakan waktu terbaik untuk menikmati kopi terutama cappuccino, karena bagi orang Italia, cappuccino adalah minuman paling tepat untuk sarapan.

4. Wellington, Selandia Baru


Wellington merupakan kota paling favorit bagi warga Selandia Baru untuk menikmati minuman kopi klasik, seperti long black (double shot espresso di atas air panas). Konon, Wellington memiliki lebih banyak kafe per kapitanya dibandingkan New York. Jadi, tidak usah khawatir akan kesulitan mencari tempat minum kopi berkualitas tinggi di Wellington. Selain long black, minuman yang patut Anda coba di kota ini adalah flat white (latte dengan rasa susu yang lebih creamy).

5. Buenos Aires, Argentina


Pengaruh Spanyol dan Italia yang kuat, membuat Argentina menjadi salah satu negara peracik kopi terbaik di dunia. Kopi dan kafe, juga merupakan budaya mereka yang cukup kuat. Mulai dari percakapan santai hingga diskusi bisnis, hampir semua acara pertemuan tidak akan lengkap tanpa secangkir kopi. Dengan budaya minum kopi yang kuat, bisa dipastikan Buenos Aires juga memiliki coffee shop dengan sajian kopi terenak di dunia.


6. Seattle, Amerika Serikat


Tak terbantahkan lagi, Seattle merupakan tempat lahirnya budaya minum kopi di Amerika. Menyebut Kota Seattle, tak bisa lepas dari Starbucks karena di kota inilah perusahaan kopi ternama dunia itu didirikan pada 1971. Tapi jika ingin merasakan budaya minum kopi khas Seattle, ada beberapa kedai lokal yang cukup terkenal seperti Espresso Vivace dan Zoka. Anda juga bisa menikmati kopi di sekitar tempat tinggal penduduk seperti Fremont dan Ballard.
Sumber

/ /

Fakta Patung Pahlawan



Patung ini dibuat sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang kemerdekaan Indonesia, yang dilambangkan dengan seorang laki-laki yang memakai caping (topi pak tani) menyandang senapan dan sedang meminta restu pada wanita yang ada disisinya untuk maju ke medan perang. Disebabkan karena topi capingnya itulah, maka orang-orang biasa menyebut patung ini dengan sebutan patung pak tani.

Ide patung ini dimulai saat presiden Soekarno melakukan perjalanan ke kota Moskow dan beliau terkesan dengan patung-patung yang ada disana. Saat itu presiden Russia mengenalkan presiden Soekarno ke salah satu seniman yang bernama Matvei Manizer dan anaknya Otto Manizer.

Mereka pun kemudian diundang ke Indonesia untuk membuat patung yang melambangkan semangat kemerdekaan. Disinilah kedua pematung itu berkelana dan menemukan legenda Jawa Barat yang berkisah tentang seorang Ibu yang mengiringi anaknya untuk pergi berperang. Sang Ibu memberikan semangat supaya sang anak memenangkan setiap peperangan dan selalu ingat dengan orang tua dan negaranya. Patung perunggu ini dibuat di Rusia dan dibawa ke Indonesia dengan menggunakan kapal laut, dan kemudian diresmikan pada tahun 1963 oleh Presiden Soekarno. Pada papan di monumennya tertulis: “Bangsa yang menghargai pahlawannya adalah bangsa yang besar”. 

/ /

Fakta Patung Pemuda Membangun



Pizza Man atau Patung Laki-laki bawa obor, begitulah orang-orang menamainya. Patung ini dibangun sebagai penghargaan untuk pemuda dan pemudi dalam keikut sertaannya pada pembangunan Indonesia. Patung ini dilambangkan dengan seorang pemuda gagah dan kuat yang sedang memegang piring berisi api yang tak pernah padam sebagai perwujudan semangat pembangunan yang tak pernah mati.

Saat pembangunannya, patung ini direncanakan selesai pada Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1971, namun karena pembangunan belum selesai akhirnya diresmikan pada bulan Maret 1972. Patung ini terletak di Bunderan Senayan, tempat strategis sebagai titik temu antara Senayan sebagai pintu gerbang Jakarta Pusat dengan area Jakarta Selatan.

/ /

Fakta Patung Selamat Datang


Patung Selamat Datang dibangun untuk menyambut para atlet peserta Asian Games IV tahun 1962. Patung ini berada di depan Hotel Indonesia dengan posisi berdiri persis di atas air mancur bundaran HI. Patung perunggu ini dibuat oleh Edhi Sunarso, dan dirancang bersama dengan Henk Ngantung mantan Gubernur Jakarta. Sesuai sama namanya, patung ini dibangun untuk memberikan salam selamat datang bagi para pendatang. Posisi patung yang menghadap ke arah kota (utara) juga menunjukan daerah kota berperan sebagai pusat bisnis, perdagangan, dan pendatang dari pelabuhan saat itu.

Disekitar patung ini terdapat lima formasi Air Mancur yang dijadikan simbol ideologi Negara Republik Indonesia, Pancasila. Simbol ini juga berperan untuk memberikan salam kepada kota Jakarta sebagai kota Ibu Negara dan Kota Metropolitan dengan formasi ucapan Selamat Pagi, Selamat Siang, Selamat Petang, Selamat Malam dan Selamat Hari Minggu.
Orang-orang jakarta biasa menyebut patung selamat datang sebagai patung jali-jali atau patung HI.

/ /

Fakta Patung Dirgantara (Patung pancoran)

Patung dirgantara biasa dikenal dengan nama plesetannya, yakni patung pancoran, patung “hey kamu”, bahkan ada yang menyebutnya sebagai patung superman. Patung yang berada di daerah pancoran ini dirancang oleh Edhi Sunarso sekitar tahun 1964 – 1965 dengan bantuan dari Keluarga Arca Yogyakarta atas permintaan Bung Karno. Tujuan dari pembuatan patung ini adalah untuk menampilkan keperkasaan dan kekuatan angkatan udara bangsa Indonesia.

Patung Dirgantara ini menghadap ke Utara dengan tangannya mengacung ke bekas Bandar Udara Internasional Kemayoran. Lokasinya dekat dengan Markas Besar Angkatan Udara di Selatannya dan Bandar Udara Domestik Halim Perdana Kusuma di Tenggaranya. Karena bertempat di kawasan Pancoran makanya patung ini sering dibilang patung Pancoran.
Ada kisah yang beredar, bahwa Indonesia pernah mengalami kekurangan anggaran untuk biaya pembuatan patung ini, sehingga Presiden Soekarno harus rela menjual mobilnya untuk membiayai kekurangannya.

/ /

Fakta Patung Arjuna Wijaya atau Patung Asta Brata


Patung Arjuna Wijaya ini dibangun pada bulan Agustus 1987. Patung ini menggambarkan sosok Arjuna dalam perang Baratayudha yang kereta perangnya ditunggangi oleh Batara Kresna. Adegan patung karya pematung Nyoman Nuarta itu diambil dari fragmen saat mereka melawan Adipati Karna. Oleh orang-orang jakarta, patung ini biasa dikenal dengan nama Patung kuda setan, atau juga Patung delman.

Kereta pada patung tersebut ditarik oleh delapan kuda, yang melambangkan delapan ajaran kehidupan yang diidolakan oleh Presiden Soeharto. Asta Brata itu meliputi falsafah hidup yang mengajarkan kita harus mencontoh bumi, matahari, api, bintang, samudra, angin, hujan dan bulan. Di bagian patung itu menempel prasasti yang bertuliskan “Kuhantarkan kau melanjutkan perjuangan dengan pembangunan yang tidak mengenal akhir”.

Proses pembuatan patung ini pernah mengalami keterbatasan dana, sehingga patung itu dibuat dari bahan poliester resin yang punya kelemahan mudah rapuh jika terkena sinar ultraviolet. Sampai dengan tahun 2003, patung Arjuna Wijaya mengalami kerusakan, sehingga akhirnya patung ini direnovasi kembali dengan menelan biaya 4M. Bahan material patung itu sendiri diganti dengan bahan tembaga. 

/ /

Bagaimana Wujud Badai Dilihat dari stasiun luar angkasa ? IT'S AMAZING BRO !

Di bawah ini adalah beberapa foto badai yg diambil
dari “International Space Station” selama beberapa tahun belakangan ini :



Gambar badai Catarina ini diambil pada 27 Maret 2004 oleh kru Ekspedisi 8 ISS. Badai ini terlihat baru saja mendarat di provinsi Catarina – Brazil Selatan (maka dari itu badai ini akhirnya disebut Badai Catarina).



Badai Douglas pada tgl 23 Juli 2002. Saat itu Douglas kembali ke status 1 saat dia mulai bergerak meninggalkan wilayah Baja California Peninsula. Foto ini diambil melalui “Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS)” di satelit Terra.



Pemandangan indah dari ketinggian ini mengabadikan badai Emily pada tgl 16 Juli 2005. Stasiun Luar Angkasa Nasa mengambil foto ini pada saat berada di teluk Mexico dan sepertinya sedang bergerak kearah barat menuju terbitnya bulan. Emily pada saat itu masuk dalam kategori 4 dengan kekuatan angin mendekati 155 mph dan bergerak dari barat ke barat laut melalui perairan Karibia.



Gambar dari badai Epsilon yg diambil kru ekpedisi ke-12 ISS pada tgl 3 Desember 2005.



Ini pemandangan saat ISS melewati badai Frances pada tgl 2 September 2004.



Pandangan jarak dekat dari pesawat ulang-alik Atlantis pada 18 September 2006 memberikan gambaran luarbiasa mata dari badai Gordon. Diperkirakan kecepatan badai 80 mph sampai dengan 90 mph.



Badai Ike masih dalam kategori 4 pada tgl 4 September 2008 saat foto ini diambil dari International Space Station ( ISS ), 220 mil diatas bumi. Badai musiman ketujuh ini mengacaukan pertengahan samudera Atlantik dengan kecepatan 120 mil per jam sampai dengan 145 mph.



Pada tgl 12 September 2003, instrumen imaging satelit Nasa – Terra mengambil gambar Badai Isabel di timur laut kepulauan Lesser Antilles. Pada saat itu Isabel sudah mencapai kategori 5 dengan kecepatan angin maksimum hampir 160 mph.



Gambar close-up dari mata badai Isabel pada tgl 15 September 2003 dari atas International Space Station (NASA).



Gambar mata badai Isabel lagi, saat badai ini berubah menjadi kategori 5 dengan membawa angin berkecepatan 160 mph – 13 September 2003.



MODIS instrumen diatas satelit Aqua milik Nasa berhasil menagkap gambar badai Isabel saat berada di wilayah utara Puerto Rico dan sedang membawa hembusan angin dengan kecepata maksimum mencapai 155 mph.



Gambar detail dari mata badai Isabel yg terlihat dari ISS, 15 September 2003.



Pemandangan dari badai Isabel dari ISS. Pada saat itu Isabel berubah menjadi badai kategori 5 dengan muatan angin berkecepatan 160 mph - 13 September 2003.



Foto ini menunjukkan mata badai Ivan yg terlihat dibalik panel surya International Space Station. Salah satu badai terkuat ini terlihat sedang beraksi di perairan barat Karibia dengan kecepatan angin mencapai 160 mil per jam.



Pemandangan dari “mata” badai Ivan pada tgl 15 September 2004. Ketika itu kecepatan angin sudah mencapai 135 mph saat sang badai mendekati pantai Alabama – USA. Foto ini diambil pada ketinggian 230 mil.



Pemandangan badai Ivan memenuhi foto ini yg diambil diatas wilayah utara teluk Mexico pada Rabu sore, 15 September 2004.



Badai Ivan, salah satu badai terkuat, difoto pada hari Sabtu 11 September 2004 oleh Astronot Edward M. Fincke dari luar jendela Stasiun Angkasa International.



Ini adalah gambar badai Ivan pada tgl 11 September 2004. Difoto oleh ilmuwan Nasa di ISS. Saat itu Ivan berada di wilayah barat perairan Karibia.



Gambar dari badai Kate pada tgl 4 Oktober 2003. Saat gambar diambil Kate membawa angin dengan kecepatan 115 mph dan bergerak ke arah barat dengan kecepatan 12 mph.



Gambar badai Wilma ini diambil pada tgl 19 Oktober 2005 oleh awak stasiun luar angkasa Nasa saat melintas pada ketinggian 222 mil diatas permukan bumi. Pada saat itu badai Wilma memegang rekor sebagai badai terkuat di Atlantik dengan kecepatan angin mencapai 175 mph. Wilma sedang terlihat di laut Karibia, 340 mil tenggara Cozumel, Mexico.
Sumber